PERSOALAN kebersihan serta pelayanan di pariwisata
Indonesia masih terbengkalai, apalagi bagi Arief Yahya, Menteri
Pariwisata ini melihat dua hal tersebut jadi kekuatan wisata Indonesia.
"Anda bisa lihat saja soal pelayanan imigrasi di Indonesia yang
masih belum tertata dengan baik, di sisi lain soal higienitas pun belum
benar. Jika dua hal ini tak diubah, maka jangan berharap pariwisata
Indonesia mendunia," tegas Arief Yahya kepada Okezone di Jakarta usai
Rapat Koordinasi Kementrian Pariwisata di Grand Mercure Hotel, Jakarta,
Selasa 2 Desember 2014.
Kesulitan para turis dalam mengurus Imigrasi pun juga terlihat
mengular terlebih ketika berada di semua bandara di Indonesia, hal ini
tentu akan membuat turis ogah datang ke Indonesia.
"Bayangkan saja, proses imigrasi turis di Indonesia masih
menyulitkan, tidak ada kemudahan dalam mengurus imigrasi. Padahal, hal
ini penting bagi mereka," bebernya.
Selain proses imigrasi, faktor lain yang harus diubah adalah soal
higienitas. Arief menegaskan masih banyak kapasitas toilet di tempat
wisata masih terbengkalai.
"Toilet sangat berpengaruh terhadap higienitas dan penting sekali
buat pariwisata. Toilet harus diperbanyak disetiap destinasi wisata.
Pokoknya, toilet harus bersih," tutupnya.
(jjs)